Bebaskan dirimu..

Posted in soul on Desember 28, 2009 by satriholic

Akhir pekan lalu, saya mengadakan wisata ke Taman Safari II di Prigen Pasuruan. Sudah sejak lama saya mempunyai keinginan untuk bisa berkunjung ke Taman Safari Cisarua, namun karena belum ada kesempatan maka saya pikir Taman Safari II bisa menggantikannya. Perjalanan ditempuh dengan start daerah Perak, kami berempat, saya bersama istri dan teman juga dengan istri memang berencana mengadakan double-date..

Dengan cuaca yang sedikit mendung, kami berangkat sekitar pukul 8 pagi, dengan pertimbangan menghindari macet. Namun rupanya kemacetan di daerah Porong, tepatnya di sebelah tanggul lumpur lapindo sudah sejak pagi hari, mungkin karena bertepatan dengan long-weekend sehingga banyak kendaraan menuju wilayah Malang. Waktu satu jam tanpa terasa terlewatkan hanya untuk melalui kemacetan yang seakan tidak pernah terselesaikan selama ini. Lepas dari perbatasan Pasuruan dan Surabaya arus lalu lintas sedikit lancar, sehingga suasana di dalam mobil bisa kami isi dengan candaan pelepas penat.

Sekitar dua jam perjalanan tanda lokasi Taman Safari sudah mulai sering kami jumpai. Hingga akhirnya, sebuah gerbang “gading berukuran raksasa” menambah harapan kami bahwa kami hampir sampai. Dari gerbang tersebut, kami menyusuri jalanan aspal yang mendaki selama setengah jam, diiringi hamparan sawah dan pepohonan hijau. Hawa dingin mulai terasa, menambah keyakinan bahwa tempat yang akan kami datangi menawarkan suasana yang menyegarkan. Tak lupa kami membeli satu tandan pisang, sebagai bekal memberi makan satwa herbivora nanti disana.

Gerbang masuk sudah terlihat, dan setelah membayar tiket masuk, kami memulai perjalanan wisata alam. Berbekal kamera saku dan Handphone kami mengabadikan momen binatang dalam habitatnya secara lebih dekat.

Probabilitas.. Fluktiatif..

Posted in soul on Oktober 8, 2009 by satriholic

Akhir-akhir ini saya mulai bingung dengan kondisi pribadi.. Di tengah persiapan menuju sesuatu yang saya tunggu selama ini, perasaan semakin tidak menentu. Bukan perasaan pada seseorang, tetapi perasaan tentang diriku sendiri. Ibarat tiap hari kita dibagikan 24 keping koin, saya buang koin tersebut secara sembarangan. malah sering orang lain yang menghabiskan koin tersebut dengan kegiatan yang entah saya sendiri belum mengerti manfaatnya. Kadang 5 keping saya habiskan untuk kebahagiaan semu dalam kesendirian. Kadang 1 keping untuk keadaan bingung tentang apa yang harus saya lakukan saat itu. Benar-benar bukan hidup yang saya harapkan, tanpa kebahagiaan tanpa peningkatan pribadi. Dan semuanya akan menjadikan saya semakin negatif, baik dari segi perasaan maupun fisik.

Seminggu lagi.. Saya harap keadaan akan membaik..

Arti Cinta

Posted in soul on September 1, 2009 by satriholic

Mencintai tak harus memiliki. Tak juga harus menguasai. Walaupun terasa hampa saat sendiri. Cinta memberikan sebuah warna tersendiri pada dunia. Tanpanya dunia akan terlihat hitam dan putih, benar dan salah. Kode rahasia cinta-lah yang membuat anak burung belajar terbang. Saat seorang anak beranjak dewasa, cinta juga meliputi hari-harinya.

Cinta itu memahami, cinta itu berbagi, cinta itu sebagian pengorbanan. Bahkan masih ada ribuan definisi tentang cinta. Karena tiap kepala mempunyai cinta-nya sendiri. Tak bisa dipaksakan, dikekang walau bisa dipendam. Kadang muncul bahagia, tak jarang derita yang terasa. Cinta adalah fenomena dunia.

Cinta menciptakan perdamaian, kehangatan, persahabatan. Cinta jua-lah yang mengawali prasangka, kebohongan dan pengkhianatan. Setiap di dunia pasti pernah merasa hitam, pernah merasakan putih, abu-abu, biru dan warna-warna lain dalam susunan pelangi. Berada di lembah, di bukit, di gunung, di sungai dan lautan cinta. Bahkan batu besar merasakan cinta dari kuli yang memukulinya dengan palu hingga berkeping-keping. Keringat, darah dan air mata yang mengalir karena cinta.

Kata yang terangkai saat ini adalah cinta. berisikan kebohongan, kehangatan, pengorbanan, kesetiaan. Cinta bisa menjelma menjadi apa saja, jadi biarkan cinta berkerja dengan sifatnya. Kita terima semua perbuatan dan akibat cinta, tentu saja dengan hati yang dipenuhi CINTA.

Persiapan Hidup

Posted in soul on Agustus 25, 2009 by satriholic

Sudah lama tidak ada ide untuk digoreskan dalam blog ini. Namun akhirnya terbersit sesuatu yang menarik. tertang pentingnya sebuah persiapan, dalam menghadapi apapun. semua dari kita pasti menghadapi kegiatan ataupun aktifitas dalam keseharian kita. entah itu suatu hal yang bernilai besar atau hanya sebuah aktifitas keseharian.

Persiapan menentukan keberhasilan. ya, menentukan keberhasilan. dengan persiapan dan perencanaan yang matang kita bisa meraih apa yang kita harapkan. mungkin tidak akan selalu berhasil secara penuh, namun hasil suatu persiapan akan menjauhkan kita dari sebuah kegagalan. sebagai perumpamaan, saya mempunyai waktu bangun pagi yang mudah terpengaruh dengan aktifitas malam-malam sebelumnya. jika malam minggu saya begadang, maka besok senin pagi saya kemungkinan besar akan bangun lebih siang. dan karena hal itu, saya mengantisipasi dengan menyiapkan semua kebutuhan kegiatan besok pada minggu pagi hingga sore. mulai dari pakaian, sepatu, tas dan bekal. jadi jika memang saya bangun pagi, maka semua sudah siap, tinggal butuh sedikit waktu untuk persiapan berangkat.

Demikian juga untuk masalah menikah. saya ingin setelah nikah sudah mempunyai rumah, walau dalam bentuk cicilan. sehingga jika membeli barang akan langsung dimasukkan ke rumah sendiri. berbeda jika harus mengontrak, maka suatu saat kita menempati rumah kita sendiri, perlu proses pindah rumah. saya juga harus memikirkan sepeda motor untuk aktifitas calon istri yang juga bekerja, dan tabungan untuk pendidikan anak dan kebutuhan tak terduga. semua butuh persiapan dan perencanaan, dan semuanya butuh biaya yang tidak sedikit dalam kapasitas pendapatan saya.

Tapi, saya merasa persiapan yang saya pikirkan tidak boleh membelenggu saya hingga menjadi tegang. memang butuh materi dan tenaga yang lebih untuk kehidupan yang lebih baik, namun semuanya harus mengalir sesuai dengan jatahnya. urip sak madya-ne, kalau orang jawa bilang. mencoba mensyukuri nikmat dengan mempersiapkan semuanya dengan sebaik-baiknya.

Kereta Cinta

Posted in soul on Juni 22, 2009 by satriholic

Sewaktu kecil, saya terbiasa melihat kereta api yang melintas di rel. Maklum, posisi rumah saya di antara dua stasiun di Kota Yogyakarta, Stasiun Tugu dan Lempuyangan. Tak ada yang menarik, hanya kadang terpikir betapa hebatnya kendaraan massal tersebut. Mampu berlari kencang dengan badan yang panjang.

Pengalaman pertama saya naik kereta adalah sewaktu saya duduk di bangku Sekolah Dasar. Keluarga saya pergi ke Jakarta untuk mengunjungi saudara yang tinggal disana. Untuk urusannya saya lupa karena saya masih kecil saat itu. Suasana berdesak-desakan di gerbong ekonomi masih sedikit terberkas di pikiran saya hingga beranjak dewasa. Selebihnya tidak ada yang saya ingat lagi, kecuali kaset game Nintendo Street Fighter yang dibelikan Om saya.

Sekarang, setelah hampir dua puluh tahun, saya menjadi pribadi yang begitu dekat dengan kereta api. Keadaan tempat kerja di Kota Surabaya menuntut saya untuk menggunakan sarana transportasi ini untuk pulang ke rumah. Hampir tiap minggu saya menghabiskan sebagian waktu saya di atas gerbong. Suasana gerbong menjadi akrab bagi saya. Pedagang yang menjajakan dagangan dengan gigih, pengamen yang mengharapkan kemurahan hati pendengar suara mereka, hingga wajah kondektur yang setia mengecek tiket penumpang seolah tanpa bosan akan pekerjaannya. Saat ini saya bahkan tahu urutan stasiun-stasiun yang akan disinggahi, terutama saat menggunakan tarif ekonomi, tarif termurah dan termeriah. Mungkin kebiasaan akan membentuk seseorang, seperti gerbong-gerbong membentuk jiwa saya setiap pekan. Saya belajar banyak tentang hidup dari kehidupan di dalam gerbong kereta api.

Kisah ini menjadi menarik, karena tunangan saya bekerja di Jakarta. Mau tidak mau dia akan mengikuti apa yang tiap akhir pekan sudah saya jalani selama ini. PJKA, pulang jumat kembali ahad, menjadi gurauan bagi kami. Istilah Kopaska yang identik dengan pasukan katak di jajaran angkatan laut, di lingkungan kerja saya dimodifikasi menjadi Komando Pasukan Kereta Api. Karena kondisi inilah, saya membuat istilah kereta cinta. Karena transportasi kereta api-lah yang mempertemukan cinta diantara kami berdua. Sempat muncul pikiran membuat foto pre wedding kami dengan latar belakang harmonisasi rel kereta api yang memanjang di stasiun.

Begitulah kisah ini saya dijalani, karena memang saya memilih untuk menjalaninya dengan cara seperti ini. Hidup saya adalah pilihan saya, karena sayalah yang akan menjalaninya.

Salam

Pikirkan apa yang harus saya lakukan…

Posted in soul on Juni 17, 2009 by satriholic

Dalam kesendirian, kemarin tercetus dalam benak saya sebuah permainan atau kegiatan yang saya beri nama “THINKING FOR ME”. Sebuah simulasi dimana kita akan memberikan beberapa pilihan yang bisa kita kerjakan saat ini kepada orang lain. Tidak selalu kegiatan serius, bahkan pilihan untuk istirahat lebih cepat juga bisa kita ajukan. Namun setelah kita mengajukan sebuah pilihan, maka kita harus secara konsisten memenuhi apa yang telah dipilihkan oleh orang yang kita pilih, misalnya sahabat atau pasangan.

Dari permainan ini kita bisa kita mengambil manfaat, dimana seseorang akan tahu keadaan kita dan semua kemungkinan yang bisa kita perbuat saat itu. Untuk diri kita, akan mengetahui pola pikir dan pilihan orang yang kita ajukan pertanyaan. Sehingga hubungan antara kita bisa semakin dekat dan saling memahami. Kita juga bisa belajar untuk melaksanakan tugas yang harus kita laksanakan, walau tidak selalu sesuai dengan keinginan kita.

Sekian dari saya, semoga bermanfaat dan menginspirasi hubungan antar individu di dunia ini.

Fuck Doubt..

Posted in soul on Juni 16, 2009 by satriholic

Fuck Doubt, if you doubt me.. I’ll say fuck you..

Saya benci dengan orang-orang yang meragukan kemampuan saya.. Persetan dengan keraguan mereka.. Saya memang mempunyai keterbatasan fisik dan kemampuan, namun semua takkan menghalangi saya untuk maju.. Takkan pernah.. Karena saya percaya pada tiga hal yang akan membawa saya kepada semua impian dan harapan: Persiapan, Ketekunan dan Penyelesaian..

Dalam proses bertumbuh, saya ingin menjadi seseorang yang berarti bagi dunia, dan itu diawali dengan kehidupan yang berarti untuk saya pribadi dan lingkungan sekitar..

Saya mencintai kemungkinan-kemungkinan, dan saya membenci dua hal secara umum: kepastian dan kemustahilan..